Home » , , , » Budaya Memanjangkan Telinga Suku Dayak Yang Sudah Hampir Hilang

Budaya Memanjangkan Telinga Suku Dayak Yang Sudah Hampir Hilang

Written By Novita Retnaningtyas on Monday, February 18, 2013 | 6:13 PM

Suku Dayak di Kalimantan pernah terkenal dengan budaya memanjangkan telinga dengan cara memasang anting-anting di telinganya sejak usia satu tahun. Budaya ini sekarang sudah kian memudar dan sudah mulai ditinggalkan oleh generasi-generasi selanjutnya. Pemasangan anting pada suku Dayak sendiri adalah merupakan penanda derajat sosial bagi Masyarakat Dayak itu sendiri, semakin panjang telinganya dan semakin banyak anting yang dikenakannya berarti semakin tinggi kelas Sosialnya.

Memang masih ada beberapa orang di daerah Kalimantan Timur yang masih mempertahankan budaya ini walaupun tidak banyak. Sebetulnya apabila budaya ini masih dipertahankan, akan menjadi daya tarik Wisataan yang berkunjung ke Daerah Kalimantan. Pergeseran nilai dan intervensi budaya dari luar lebih menjadi penyebab memudarnya budaya ini, mungkin masyarakat Dayak sendiri menganggap bahwa budaya itu tidak perlu dipertahankan karena ternyata diluar sana standar strata sosial tidaklah dilihat dari sejauh mana seseorang dapat berhias dengan anting-anting yang dipakainya.

Saat ini para generasi mudanya bisa dikatakan sudah tidak ada lagi yang mempertahankan budaya ini, yang terlihat hanya para orang tua yang masih terlihat dengan telinga panjang dan iutpun tidak banyak dan sudah tidak memasang anting ditelinganya.







 





0 comments:

Post a Comment

 
Support : Daftar Isi | Disclaimer
Copyright © 2013. Moncrotz - All Rights Reserved
Supported By Cewek Crot and Foto Hot
Proudly powered by Blogger